2021-01-13

Rapat Kerja Nasional Pembangunan Pertanian Tahun 2021 Dan Rapat Koordinasi Balitbangtan

BPTP SUMATERA SELATAN
...

BOGOR - Presiden RI apresiasi peningkatan kontribusi sektor pertanian terhadap pembangunan nasional. Apresiasi ini disampaikan Presiden Joko Widodo pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pembangunan Pertanian Tahun 2021 bertempat di Auditorium Sadikin Sumintakarya, Bogor.

“Dalam kondisi pandemi Covid-19, sektor pertanian menempati posisi yang semakin central” ungkap Presiden pada Rakernas Kementerian Pertanian yang dilaksanakan pada tanggal 11 Januari 2021.

Rakernas Kementerian Pertanian dihadiri oleh Menko Perekonomian, Menko Kemaritiman dan Investasi, Menteri Keuangan, Menteri BUMN dan Kepala BKPM, serta 1.300 peserta baik secara virtual maupun offline.

Dalam laporannya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyatakan bahwa pertemuan ini dilaksanakan untuk memperkuat peran sektor pertanian dalam menopang pertumbuhan ekonomi di tengah Covid-19. Kementerian Pertanian telah menetapkan arah kebijakan Pembangunan Pertanian, yaitu pertanian maju, mandiri dan modern.

Menindaklanjuti Rakernas Kementerian Pertanian, hari ini (12/01/2021) diselenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Balitbangtan dengan tema Implementasi Pemanfaatan Inovasi dan Penyediaan Benih/Bibit Unggul. Acara yang juga dilaksanakan di Auditorium Sadikin Sumintakarya diikuti secara online dan ofline yang yang dihadiri Kepala Balitbangtan, Plt. Kepala Balai Besar Pengkajian, Kepala BPTP, Kasubak TU BPTP, Ketua Pengadaan, Ketua Kelti BB2TP, Koordinator Penyuluh BB2TP, dan Managemen Balai Besar.

Rakor bertujuan menyusun rencana aksi implementasi inovasi dan penyediaan benih tanaman pangan, hortikultura, perkebunan; menyusun rencana aksi implementasi panfaatan inovasi dan penyediaan bibit ternak dan veteriner, menyusun rencana implentasi pemanfaatan inovasi sumberdaya dan sistem pertanian, dan rencana aksi implementasi pemanfatan spesifik lokasi.

Dalam arahannya, Kepala Balitbangtan menyampaikan apresiasi atas kinerja yang telah dicapai di tahun 2020, dimana Balitbangtan telah mendapatkan penghargaan dari Kementerian Pertanian untuk Unit Eselon 1 tentang keterbukaan informasi publik, dan dari Meristek Dikti kita mendapat 5 HKI produk nasional. “Hal ini harus bisa dipertahankan dan untuk dapat ditingkatkan” sambung Dr. Fadjry Djufry.

Tidak hanya Kepala BPTP Balitbangtan Sumsel (Dr. Atekan, MSi), Kasubag TU (Susilawati, SP., M.Si) dan Pejabat Pengadaan (Vinna Septiana, Amd) yang menghadiri Rakor langsung dari Auditorium Sadikin Sumintakarya, namun Peneliti, Penyuluh dan PPK BPTP Balitbangtan Sumsel juga mengikuti rangkaian kegiatan Rakornas dari Agriculture Operation Room BPTP Balitbangtan Sumsel.

Pada rakor ini juga disampaikan Rencana aksi implementasi pemanfaatan inovasi dan penyediaan benih tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan; Peraturan Menteri Keuangan tentang Standar Biaya Masukan TA 2021; Rencana aksi implementasi pemanfaatan inovasi dan penyediaan bibit ternak dan veteriner, sumberdaya dan sistem pertanian, serta Rencana aksi implementasi pemanfaatan inivasi pengkajian spesifik lokasi. (Ssw, MDS, SH)

Sub Sektor : Lain-Lain
Komoditas : Lain-Lain
Teknologi yang Digunakan :
http://sumsel.litbang.pertanian.go.id/web/berita-rapat-kerja-nasional-pembangunan-pertanian-tahun-2021-dan-rapat-koordinasi-balitbangtan.html#ixzz6jOGdfj6P